Hubungan Kegiatan Keagamaan dengan Adaptasi Psikososial Wanita Menopause yang Beragama Islam di Kelurahan Ladang Bambu Tahun 2025

Authors

  • Ruminta Sirait Prodi DIII Keperawatan STIKes Darmo Author
  • Aspiati Prodi DIII Keperawatan STIKes Darmo Author
  • Yani Lestari Prodi DIII Keperawatan STIKes Darmo Author

DOI:

https://doi.org/10.65307/ns.v1i4.94

Keywords:

kegiatan keagamaan, adaptasi psikososial, wanita menopause, beragama islam

Abstract

ABSTRAK

     Menopause merupakan berhentinya pola siklus menstruasi pada wanita diantara usia 45-55 tahun. Suatu tahap dimana masa reproduksi telah berakhir, dan setiap tahapan ini akan dilalui oleh semua wanita. Dengan meningkatnya kesejahteraan manusia maka usia harapan hidup (life expectancy) juga semakin meningkat. Akibatnya, jumlah orang yang lanjut usia semakin bertambah. Hal ini berarti semakin meningkatnya usia tua, termasuk wanita yang telah memasuki usia menopause. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik korelasi. Rancangan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan kegiatan keagamaan dengan adaptasi psikososial wanita menopause yang beragama Islam di Kelurahan Ladang Bambu Kecamatan Medan Tuntungan. variabel kegiatan keagamaan dengan adaptasi psikososial wanita menopause memiliki hubungan negatif dengan interpretasi lemah (r pada −0.1 sampai −0.3). Dengan nilai p > 0.05 yang menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel tersebut tidak signifikan. analisa faktor-faktor tersebut dapat diasumsikan bahwa stress yang dialami wanita menopause dipengaruhi oleh berbagai faktor dan adaptasinya melibatkan beberapa dimensi dalam kehidupan yang berhubungan dengan stress. Meskipun kegiatan keagamaan pada wanita menopause bukanlah hal yang utama yang berhubungan dengan stress, penting juga menjadikan kegiatan keagamaan bagian koping wanita menopause dalam menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi. Tidak terdapatnya hubungan kegiatan keagamaan dengan adaptasi psikososial wanita menopause kemungkinan disebabkan oleh berbagai faktor antara lain sosial, budaya, pendidikan, lingkungan dan pengetahuan tentang menopause itu sendiri. Dukungan sosial keluarga dan anak-anak wanita menopause diasumsikan turut mempengaruhi adaptasi wanita menopause. Selain itu, kemampuan adaptasi seseorang terhadap stress melibatkan totalitas seseorang yang juga menyangkut dimensi fisik, perkembangan, emosional dan sosial sebagai satu-kesatuan faktor yang mempengaruhi adaptasi pada wanita manapouse.

Kata kunci: kegiatan keagamaan, adaptasi psikososial, wanita menopause, beragama islam

File Viewer

Viewers

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Hubungan Kegiatan Keagamaan dengan Adaptasi Psikososial Wanita Menopause yang Beragama Islam di Kelurahan Ladang Bambu Tahun 2025. (2026). Nusantara Sehat: Jurnal Kesehatan Indonesia, 1(4), 161-167. https://doi.org/10.65307/ns.v1i4.94