Implementasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) dalam Menurunkan Risiko Kecelakaan Kerja Tenaga Kesehatan: Studi Cross-Sectional
Abstract
Rumah sakit merupakan lingkungan kerja dengan tingkat risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja, khususnya pada tenaga kesehatan yang terpapar berbagai bahaya kerja. Upaya pengendalian risiko kecelakaan kerja dilakukan melalui penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit (K3RS), namun implementasinya di berbagai rumah sakit masih menunjukkan variasi. Menganalisis hubungan implementasi Program K3RS dengan risiko kecelakaan kerja tenaga kesehatan di RSUD Padangsidimpuan. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study pada 67 tenaga kesehatan di RSUD Padangsidimpuan dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penelitian dan dianalisis menggunakan uji Chi-square (α = 0,05). Responden didominasi oleh perempuan (56,7%) dan kelompok usia >30 tahun (56,7%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara implementasi Program K3RS dengan risiko kecelakaan kerja tenaga kesehatan dengan nilai p = 0,002 (< 0,05). Risiko kecelakaan kerja tenaga kesehatan dipengaruhi oleh implementasi Program K3RS. Oleh karena itu, diperlukan penguatan penerapan K3RS melalui peningkatan komitmen manajemen, pelatihan keselamatan kerja, pengawasan penggunaan alat pelindung diri, serta pengembangan budaya keselamatan kerja di rumah sakit.
Kata kunci: K3RS; Kecelakaan Kerja; Tenaga Kesehatan; Rumah Sakit.