Keragaman Jenis Fast Food Sebagai Indikator Konsumsi Fast Food Remaja: Cross Sectional Study
Abstract
Konsumsi fast food pada remaja meningkat seiring perubahan lingkungan pangan, kemudahan akses, dan paparan pemasaran makanan tidak sehat. Secara global, pola konsumsi makanan tidak sehat pada anak dan remaja juga dipengaruhi agresivitas pemasaran dan ketersediaan pilihan makanan berdampak pada kenaikan prevalensi overweight dan obesitas pada anak dan remaja. Menganalisis hubungan keragaman jenis fast food dengan konsumsi fast food pada remaja. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study pada 86 remaja di Kelurahan Batunadua Julu Kota Padangsidimpuan serta pengambilan sampel secara accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penelitian. Analisis data menggunakan uji Chi-square (α=0,05). Responden didominasi laki-laki (54,7%) dan usia 12-13 tahun (52,3%), serta keragaman jenis fast food ditemukan hubungan kuat dengan konsumsi fast food pada remaja dengan nilai p (0,000) < 0,05. Konsumsi fast food pada remaja dipengaruhi oleh keragaman jenis fast food. Sehingga perlu memperkuat kebijakan lingkungan pangan di masyarakat seperti pembatasan promosi penjualan makanan tidak sehat, edukasi gizi dan literasi media.
Kata kunci: Remaja; Konsumsi Fast Food; Pemasaran Makanan; Edukasi Gizi.