Pengetahuan K3 dan Kepatuhan Keselamatan terhadap Perilaku Berkendara Siswa SMA di Padangsidimpuan: Cross-Sectional Study
Abstract
Tingginya penggunaan kendaraan bermotor oleh siswa SMA meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Rendahnya perilaku berkendara aman pada remaja menunjukkan perlunya kajian terkait faktor-faktor yang memengaruhi keselamatan berkendara, khususnya pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sikap, dan kepatuhan terhadap keselamatan berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan K3, sikap terhadap keselamatan berkendara, dan kepatuhan keselamatan terhadap perilaku berkendara aman pada siswa SMA di Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian adalah siswa SMA di Kota Padangsidimpuan yang menggunakan kendaraan bermotor, dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan K3, sikap terhadap keselamatan berkendara, dan kepatuhan keselamatan berkendara berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku berkendara aman pada siswa SMA (p < 0,05). Pengetahuan K3, sikap positif, dan kepatuhan keselamatan berkendara merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku berkendara aman pada siswa SMA. Diperlukan upaya edukasi keselamatan berkendara yang komprehensif dan berkelanjutan untuk menurunkan risiko kecelakaan lalu lintas pada kelompok pelajar.
Kata kunci: pengetahuan K3; sikap keselamatan; kepatuhan keselamatan; perilaku berkendara; siswa SMA