Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.65307/nersi.v1i3.205Keywords:
aktivitas fisik, kadar glukosa darah sewaktu, Diabetes Melitus tipe IIAbstract
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan masyarakat, termasuk pada tingkat pelayanan kesehatan primer. Salah satu pilar penanganan dan pengendalian diabetes melitus adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kontrol glikemik dan mencegah terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 122 pasien diabetes melitus tipe 2. Variabel independen adalah aktivitas fisik, sedangkan variabel dependen adalah kadar glukosa darah sewaktu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas fisik dan hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan aktivitas fisik ringan, yaitu sebanyak 72 responden (59%), dan mengalami hiperglikemia, yaitu sebanyak 103 responden (84%). Hasil uji Spearman menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan kadar glukosa darah sewaktu. Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2. Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi dan pendampingan mengenai aktivitas fisik yang dapat dilakukan oleh pasien diabetes melitus tipe 2.
Kata kunci: aktivitas fisik, diabetes melitus tipe 2, kadar glukosa darah sewaktu
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fischa Awalin, Alief Putra Ardiansyah, Dinda Fuzi Audista, Uzlatul Farida (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.