Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Skala Nyeri pada Pasien Post Operasi Laparotomi di SMC Rumah Sakit Telogorejo
DOI:
https://doi.org/10.65307/nersi.v1i2.111Keywords:
mobilisasi dini, post operasi laparotomi, skala nyeriAbstract
ABSTRAKTindakan pembedahan yang dikenal dengan istilah laparatomi ini pada dasarnya adalah sebuah prosedur invasif yang dikerjakan dengan cara menginsisi dinding perut pasien. Beberapa komplikasi yang umum dialami pasien pasca laparatomi antara lain seperti nyeri hebat. Rasa sakit didefinisikan sebagai suatu pengalaman yang bersifat emosional, yang timbul akibat adanya hubungan dengan kerusakan pada jaringan tubuh. Pemulihan fungsi fisik dapat segera dimulai setelah tindakan laparatomi melalui latihan seperti mobilisasi dini pasca operasi, yaitu aktivitas gerak yang dapat dilakukan pasien setelah operasi.Tujuannya ntuk mengetahui penerapan mobilisasi dini terhadap skala nyeri pada pasien post operasi laparatomi di SMC Rumah Sakit Telogorejo. Metode studi kasus yang digunakan bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek studi kasus ini adalah pasien post operasi laparatomi berjumlah 4 pasien. Fokus studi kasus ini pada pasien post operasi yang mengalami nyeri pasca operasi laparatomi sehingga diberikannya mobilisasi dini selama 3 hari setelah 6-8 jam pertama operasi dilakukan kurang lebih 15 menit. Sebagian besar responden mengalami penurunan skala nyeri, hal ini dapat dilihat dari perubahan dan penurunan skala nyeri selama 3 hari berturut-turut dengan diberikannya mobilisasi dini pada pasien post operasi laparatomi.Berdasarkan hasil tersebut penerapan tindakan mobilisasi dini sangat efektif untuk menurunkan tingkat skala nyeri pada pasien post operasi dimana hal ini dapat dilihat dari perubahan nilai skala nyeri pada masing-masing responden baik sebelum dilakukan Tindakan mobilisasi dini mulai hari pertama dan hingga sesudah dilakukan Tindakan mobilisasi dini pada hari ketiga.
Kata kunci: mobilisasi dini, post operasi laparatomi, skala nyeri
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khusnul Khotimah, Endang Supriyanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.