Analisis Potensi Kecelakaan Kerja dengan Metode Job Safety Analysis pada Pekerjaan Pemasangan Baja Second Skin Hollow Kemang
Abstract
Kecelakaan kerja pada proyek konstruksi sering menimbulkan kerugian besar. Selain dapat mengganggu jadwal dan meningkatkan biaya proyek. Pada lokasi penelitian, Jakarta Selatan pembangunan gedung bertingkat mengadopsi desain fasad modern yang dilengkapi dengan elemen tambahan berupa second skin. Kecelakaan paling serius dalam periode tersebut terjadi pada 16 September 2025. Seorang pekerja mengalami cedera berat akibat terjepit rangka baja hollow saat proses pemasangan panel vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kecelakaan kerja dengan metode pembuatan Job Safety Analysis (JSA). Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menganalisis potensi bahaya dan resiko dan membuat Job Safety Analysis. Potensi bahaya yang tertinggi adalah mekanis dan listrik. Potensi resiko kecelakaan kerja yang memilki efek rusak terkecil adalah terbentur material sebesar 6 poin (L) dan efek rusak terbesar adalah bagian tubuh terpotong oleh alat pemotong besi sebesar 12 poin (M). Kesimpulan kecelakaan terjadi akibat pengawasan terhadap potensi bahaya belum optimal.
Kata kunci: Kecelakaan Kerja, JSA, Resiko, Bahaya